Aku tahu mungkin ini hanyalah kebodohanku yang berulang kali ingin menyampaikan permintaan sesalku,tapi aku tidak bisa membohongi perasaan yang terus menyiksa batin yang terlanjur terluka. Air mata penyesalan yang selalu singgah di mataku tiap aku ingat raut dirimu,ketika dulu dirimu memberi senyuman namun selalu ku abaikan perhatianmu. Sepertinya ingin ku kembali ke masa lalu itu dan meniti kerinduan hati akan secercah kedamaian bersamamu.
Melalui rangkaian kata ku coba untuk mengatakan apa sebenarnya yang masih tersimpan di hatiku sampai saat ini. Jika misalnya dulu aku selalu menghindar dari perhatian yg dirimu berikan, kini aku hanya mampu membayangkan seandainya saat ini dirimu kembali lagi dan mengizinkan diriku menggapai harapan yang masih tersisa ini,ku ingin memberikan sepenuhnya kesempatan yang dulu engkau berikan. Namun sudahlah aku sadar khayalanku ini terlalu jauh untuk selalu terjaga,biarlah ku sendiri tanpa dirimu yang dulu pernah membukakan pintu pencerahan meskipun hanya sejenak. Sekarang aku hanya berpegang pada satu kata bahwa tiada sesuatupun kehidupan yang sempurna dan mungkin inilah satu pembelajaran yang mesti aku benahi.
Buat seseorang yang mungkin tlah tersakiti oleh goresan pisauku,aku hanya berharap melalui kemaafan yang aku sampaikan ini,semoga dirimu mampu memberikan pintu maaf untuk diriku dan semua yang tlah aku semaikan, seribu kali maaf aku hanya bisa mengatakan Maafkan....Maafkan....Maafkanlah Aku...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

kesempatan tak selalu hanya sekali dalam hidup
BalasHapusselalu ada kesempatan kedua
meskipun kita g tau kapan itu datang
kata maaf juga bukanlah sekedar ungkapan ataupun kata2
tapi, dia ada karena pintu hati se2org terbuka untuk memaafkan org lain
dan hanya kebodohan ketika se2org tidak mau memaafkan org yg meminta maaf
karena, tak semua org bisa dg sadar
menyadari kesalahan dan berani untuk meminta maaf
so, keep smile n spirit