Inilah perjalanan waktu yang semakin menapakkan senja, di tengah kilaunya sang cahaya, naungan tempat dimana kaki berpijak, menapak kehidupan dan memberikan pedoman tentang langkah yang kian lama tertempuh.
Cahaya itu tlah bersinar dikala fajar pergi dan kehidupan kembali berputar, semakin jauh lamunan itu, semakin jauh sandaran yang terlintas di jendela, lapuknya impian manis itu, semoga saja dirimu mengerti kesetiaanku untukmu..
Buat seseorang yang pernah aku kagumi, maaf jika misalnya selama ini aku memujamu, aku tidak pernah mengharapkan rasa ini ada, tapi hati ini tlah tergores oleh senyum manismu..
Teruntuk gadis 11 oktober . . . Semoga dirimu mengerti tentang rasa ini..Thanks...
Catatan Kecilku . . .
Hanyalah catatan-catatan kecil yang biasa aku luahkan melalui jemari kecil disetiap kesendirianku.
Semua yang ku coba tuangkan adalah rasa, rasa ketika aku berteman dengan sakit dan terluka, tapi entahlah catatan demi catatan aku coba abadikan perjalanan langkah yang tlah usai tertapak.
Semoga saja setiap goresan jemari ini dapat bermakna dan menjadikan sedikit pencerahan untuk raga yang rapuh dan tersakiti.
Amiin. . . .!!!
Semua yang ku coba tuangkan adalah rasa, rasa ketika aku berteman dengan sakit dan terluka, tapi entahlah catatan demi catatan aku coba abadikan perjalanan langkah yang tlah usai tertapak.
Semoga saja setiap goresan jemari ini dapat bermakna dan menjadikan sedikit pencerahan untuk raga yang rapuh dan tersakiti.
Amiin. . . .!!!
Bagai Lilin Kecil . . .
Lama Nian ku menanti datangnya cahaya . .
Yang menyinari sluruh tubuhku . .
Sampai kapan ku begini tanpa cinta lagi . .
Menyibakkan kemelut jiwa . .
Aku bagai lilin kecil tanpa nyala api . .
Kedinginan sekujur tubuhku . .
Malam ini aku sendiri . .
Menanti datangnya sinar . .
Termenung sendiri . .
Malam ini aku sendiri memandang jauhnya sepi . .
Terpaku mematri . .
Sampai diri
Yang menyinari sluruh tubuhku . .
Sampai kapan ku begini tanpa cinta lagi . .
Menyibakkan kemelut jiwa . .
Aku bagai lilin kecil tanpa nyala api . .
Kedinginan sekujur tubuhku . .
Malam ini aku sendiri . .
Menanti datangnya sinar . .
Termenung sendiri . .
Malam ini aku sendiri memandang jauhnya sepi . .
Terpaku mematri . .
Sampai diri
Semusim Cemara . . .
Dalam perjalanan kisah yang mungkin tlah usang dan mencoba menatap pandangan ke arah haluan hidup. Di antara ribuan persinggahan yang pernah sandar,dalam dekapnya hamparan kegelapan raga, seuntai kenangan ingin kucurahkan mesti luka itu akan kembali berdarah.
Sepercik langkah yang pernah terayun melewati bersama hadirmu disampingku kini hanya serpihan sesal yang menuai memorian itu.
Ingin ku gapai kembali maghligai kebahagian yang dulu terangkai diujung taman impian kita berdua. jika misalnya dulu pernah berpegang pada satu kata yang kita patri bersama, hanya melalui permintaan hati ku sampaikan pada embun yang bersahaja agar ia datang membawa kedamaian layaknya fajar yang memeluk mesra yang singgah sebelum cahaya datang.
Saat kesendirian menantikan dirimu jauh, jauh dari mimpiku. Disini ku ingin berjumpa dan membawakan sejuta kesejukan.
Andai semusim cemara kau hadir memeluk kembali tubuh yang rapuh,kau akan ku jaga dalam dekapan gemercik air yang jatuh dibawah pancuran riak dan berkata"aku akan selalu menyayangimu dan menjagamu"
Sepercik langkah yang pernah terayun melewati bersama hadirmu disampingku kini hanya serpihan sesal yang menuai memorian itu.
Ingin ku gapai kembali maghligai kebahagian yang dulu terangkai diujung taman impian kita berdua. jika misalnya dulu pernah berpegang pada satu kata yang kita patri bersama, hanya melalui permintaan hati ku sampaikan pada embun yang bersahaja agar ia datang membawa kedamaian layaknya fajar yang memeluk mesra yang singgah sebelum cahaya datang.
Saat kesendirian menantikan dirimu jauh, jauh dari mimpiku. Disini ku ingin berjumpa dan membawakan sejuta kesejukan.
Andai semusim cemara kau hadir memeluk kembali tubuh yang rapuh,kau akan ku jaga dalam dekapan gemercik air yang jatuh dibawah pancuran riak dan berkata"aku akan selalu menyayangimu dan menjagamu"
Senja Merah
Hari tlah tertelan senja nan merah...
Di ujung lamunan ku tatap cahaya kelabu yang membayang seribu kesakitan...
Dalam kehampaan terlantun selalu dalam hati"sahabat aku merindukanmu"Sahabat masihkah dirimu mengingatku...
Di ujung lamunan ku tatap cahaya kelabu yang membayang seribu kesakitan...
Dalam kehampaan terlantun selalu dalam hati"sahabat aku merindukanmu"Sahabat masihkah dirimu mengingatku...
Patah Hati
Hidup adakah artinya???
Berdiri di tepi karang...
Menunggu matahari fajar...
Merah kilaunya...
Bermakna dalam...
Ombak mengikis karang..
Serpihan air laut berterbangan..
Aku hanya bisa diam..
Saat ku sadari aku kesepian..
Hanya alam yang menemani..
Ku berbicara pada hujan..
Ku bersandar pada pepohonan..
Mungkin aku hanya sendirian..
Tak ada malaikat di hatiku..
Mereka sudah pergi jauh..
Jauh dari hidupku..
Semua hanya dunia palsu..
Mengapa??
Mengapa langit tak mendengar??
Saat aku hanya bisa terdiam kesepian..
Mengapa tak kau tolong aku yang menderita..
Percuma aku bertanya..
Karena kau tak akan menjawab..
Hidup dan matiku juga tak kau pedulikan..
Buat apa aku ada..
Berdiri di tepi karang...
Menunggu matahari fajar...
Merah kilaunya...
Bermakna dalam...
Ombak mengikis karang..
Serpihan air laut berterbangan..
Aku hanya bisa diam..
Saat ku sadari aku kesepian..
Hanya alam yang menemani..
Ku berbicara pada hujan..
Ku bersandar pada pepohonan..
Mungkin aku hanya sendirian..
Tak ada malaikat di hatiku..
Mereka sudah pergi jauh..
Jauh dari hidupku..
Semua hanya dunia palsu..
Mengapa??
Mengapa langit tak mendengar??
Saat aku hanya bisa terdiam kesepian..
Mengapa tak kau tolong aku yang menderita..
Percuma aku bertanya..
Karena kau tak akan menjawab..
Hidup dan matiku juga tak kau pedulikan..
Buat apa aku ada..
Maafkan Aku....
Aku tahu mungkin ini hanyalah kebodohanku yang berulang kali ingin menyampaikan permintaan sesalku,tapi aku tidak bisa membohongi perasaan yang terus menyiksa batin yang terlanjur terluka. Air mata penyesalan yang selalu singgah di mataku tiap aku ingat raut dirimu,ketika dulu dirimu memberi senyuman namun selalu ku abaikan perhatianmu. Sepertinya ingin ku kembali ke masa lalu itu dan meniti kerinduan hati akan secercah kedamaian bersamamu.
Melalui rangkaian kata ku coba untuk mengatakan apa sebenarnya yang masih tersimpan di hatiku sampai saat ini. Jika misalnya dulu aku selalu menghindar dari perhatian yg dirimu berikan, kini aku hanya mampu membayangkan seandainya saat ini dirimu kembali lagi dan mengizinkan diriku menggapai harapan yang masih tersisa ini,ku ingin memberikan sepenuhnya kesempatan yang dulu engkau berikan. Namun sudahlah aku sadar khayalanku ini terlalu jauh untuk selalu terjaga,biarlah ku sendiri tanpa dirimu yang dulu pernah membukakan pintu pencerahan meskipun hanya sejenak. Sekarang aku hanya berpegang pada satu kata bahwa tiada sesuatupun kehidupan yang sempurna dan mungkin inilah satu pembelajaran yang mesti aku benahi.
Buat seseorang yang mungkin tlah tersakiti oleh goresan pisauku,aku hanya berharap melalui kemaafan yang aku sampaikan ini,semoga dirimu mampu memberikan pintu maaf untuk diriku dan semua yang tlah aku semaikan, seribu kali maaf aku hanya bisa mengatakan Maafkan....Maafkan....Maafkanlah Aku...
Melalui rangkaian kata ku coba untuk mengatakan apa sebenarnya yang masih tersimpan di hatiku sampai saat ini. Jika misalnya dulu aku selalu menghindar dari perhatian yg dirimu berikan, kini aku hanya mampu membayangkan seandainya saat ini dirimu kembali lagi dan mengizinkan diriku menggapai harapan yang masih tersisa ini,ku ingin memberikan sepenuhnya kesempatan yang dulu engkau berikan. Namun sudahlah aku sadar khayalanku ini terlalu jauh untuk selalu terjaga,biarlah ku sendiri tanpa dirimu yang dulu pernah membukakan pintu pencerahan meskipun hanya sejenak. Sekarang aku hanya berpegang pada satu kata bahwa tiada sesuatupun kehidupan yang sempurna dan mungkin inilah satu pembelajaran yang mesti aku benahi.
Buat seseorang yang mungkin tlah tersakiti oleh goresan pisauku,aku hanya berharap melalui kemaafan yang aku sampaikan ini,semoga dirimu mampu memberikan pintu maaf untuk diriku dan semua yang tlah aku semaikan, seribu kali maaf aku hanya bisa mengatakan Maafkan....Maafkan....Maafkanlah Aku...
Secercah Harapanku...
Malam ini jari-jariku kembali menari,menulis bercerita tentang jalan hidup yang telah terlewati. Ketika semuanya telah meleramkan kepenatannya dengan memejamkan mata,namun aku tidak,aku mencoba mengabadikan sebuah langkah yang telah usai tertelan waktu.
Detik demi detik aku bernafas meninggalkan sepi dan mencoba meraih puing-puing harapan kebahagiaan yang selalu terlintas di setiap kesepianku.
Mungkin langkah ini tak selebar angan-angan yang menjelma,namun aku yakin semuanya akan berputar dengan semestinya. Sekali lagi harapan itu tumbuh lagi setiap aku memainkan jemari,impian itu selalu mengisi tatapanku yang jauh terbang bersama dinginnya suasana hati.
Secercah keinginan yang selalu mengambang semoga dimalam yang kesekian kali ini pencerahan itu akan tercapai dan doa suci dari lubuk hati akan membawa sebuah kedamaian untuk hari esok yang lebih bermakna.
Detik demi detik aku bernafas meninggalkan sepi dan mencoba meraih puing-puing harapan kebahagiaan yang selalu terlintas di setiap kesepianku.
Mungkin langkah ini tak selebar angan-angan yang menjelma,namun aku yakin semuanya akan berputar dengan semestinya. Sekali lagi harapan itu tumbuh lagi setiap aku memainkan jemari,impian itu selalu mengisi tatapanku yang jauh terbang bersama dinginnya suasana hati.
Secercah keinginan yang selalu mengambang semoga dimalam yang kesekian kali ini pencerahan itu akan tercapai dan doa suci dari lubuk hati akan membawa sebuah kedamaian untuk hari esok yang lebih bermakna.
Izinkanlah lukaku pergi??
Malam ini untuk kesekian kali,ku jalani hidupku seperti yang telah berlalu,ku sendiri sembari memandang bintang yang berkelip di ankasa. Terlamun dalam diri semua tentang kesedihan,kepahitan dan kesakitan yang tersandar di jiwa.
Hari hari yang terlewati dengan kehampaan,menatapku satu arah dengan penuh keinginan dan tanyaku dalam impian"Mungkinkah kelamnya semua rasaku berganti dengan tawa ataukah senyum dan akankah terlepas luka yang terlanjur mematri dalam hatiku ini.
Kesakitan izinkanlah rasa ini pergi,janganlah kau hampiri lagi untuk selamanya,jika dulu aku pernah bermimpi tentang keindahan,hanya melalui air mata harapan kesungguhan ku labuhkan semoga malam engkau mendengar tangisan doaku. Kesakitan biarlah engkau berlalu,dan sejuta penantian...Izinkahlah...?! Izinkanlah aku tersenyum....
Hari hari yang terlewati dengan kehampaan,menatapku satu arah dengan penuh keinginan dan tanyaku dalam impian"Mungkinkah kelamnya semua rasaku berganti dengan tawa ataukah senyum dan akankah terlepas luka yang terlanjur mematri dalam hatiku ini.
Kesakitan izinkanlah rasa ini pergi,janganlah kau hampiri lagi untuk selamanya,jika dulu aku pernah bermimpi tentang keindahan,hanya melalui air mata harapan kesungguhan ku labuhkan semoga malam engkau mendengar tangisan doaku. Kesakitan biarlah engkau berlalu,dan sejuta penantian...Izinkahlah...?! Izinkanlah aku tersenyum....
Curahan Hati Untuk Cinta
Senyun manis menghiasi lembutnya raut wajahmu. Setitik cahaya putih dalam jantung begetar menggema bersahutan saat kau melontarkan ungkapan kata. Tak tahu pasti apa yang tersihir dalam batin,pesonamu sungguh meluluhkan luka yang tersibak dihati.
Terlalu jauh lamunan diri menantikan surga dambaan hati,tersiar kepolosan mulut tiada kata berucap,hanya terbungkam merasai diri merindukan ketidakpastian. Ingin kulantunkan rahsia ini,perasaan ragu menghampiri langkahku,kerisauan menyelubung menghentikan detak nadiku saat kau menuai benih ketenangan di detikku.
Hati semakin terbebani,ku rasa tak sanggup lagi memendam ungkapan cinta yang tertuang bersama rindu,tertegunku menatap permata senyummu,hasrat semakin menggebu, tak sanggup diri menunggu rasa dalam kalbu.
Kuhempaskan curahan isi hati,ku sampaikan dengan penuh keyakinan"Aku Mencintaimu,manis engkaulah dambaanku,semoga ungkapan ini dapat kau sambut dengan pintu kasih sucimu.
Keindahan dimata bukanlah keabadian dihati,namun selimut hati akan terpatri sampai senja tak lagi berdiri. Percayalah,rasa ini tak kan pernah pernah ku khianati dan kekal sampai mata menutup diri.
Terlalu jauh lamunan diri menantikan surga dambaan hati,tersiar kepolosan mulut tiada kata berucap,hanya terbungkam merasai diri merindukan ketidakpastian. Ingin kulantunkan rahsia ini,perasaan ragu menghampiri langkahku,kerisauan menyelubung menghentikan detak nadiku saat kau menuai benih ketenangan di detikku.
Hati semakin terbebani,ku rasa tak sanggup lagi memendam ungkapan cinta yang tertuang bersama rindu,tertegunku menatap permata senyummu,hasrat semakin menggebu, tak sanggup diri menunggu rasa dalam kalbu.
Kuhempaskan curahan isi hati,ku sampaikan dengan penuh keyakinan"Aku Mencintaimu,manis engkaulah dambaanku,semoga ungkapan ini dapat kau sambut dengan pintu kasih sucimu.
Keindahan dimata bukanlah keabadian dihati,namun selimut hati akan terpatri sampai senja tak lagi berdiri. Percayalah,rasa ini tak kan pernah pernah ku khianati dan kekal sampai mata menutup diri.
Penantian Abadi
Terlalu pagi embun membasahi hari ditengah rapuhnya mimpi disaat ku terjatuh menapak langkah kesendirian tanpa senyummu terleram diri menatap lamunan akan setetes harapan,ku peluk satu angan yang menusuk hatiku,menghentikan air mata disepiku.
Pada malam aku rengkuh kerinduan dan kini aku hanya mampu sebatas memandangi gemerlip bintang,seakan adalah hamparan kegelapan,hembusan angin yang menjaga mimpi ku genggan direlung hati dan langitpun terdiam aku sulam kehampaan selamatkan angan dari keterpurukan.
Semilir angin menyeret luka lama,satu kenyataan pahit dimasa lalu,hanya senyummu yang mampu mengubur,tak satupun rintihan doa terlupakan untukmu,haruskah ku menangis mengharapkan sejuta kasihmu.
Ingin ku gantikan pelangi di angkasa dan menggoreskan warna hidup dalam damai hatimu serta ingin ku launkan rangkaian maghligai persinggahan di istana cinta mimpimu,namun sembilu masih melekat di wajah manismu,entah apa yg tersirat dlm kalbu sucimu.
Dalam batas waktu takkan kubiarkan rasa ini pudar ditelan kehampaan dan teriring hari dlm ribuan memori takkan pergi penantian sejati,akan terukir abadi demi sebuah kebahagiaan dihati.
Pada malam aku rengkuh kerinduan dan kini aku hanya mampu sebatas memandangi gemerlip bintang,seakan adalah hamparan kegelapan,hembusan angin yang menjaga mimpi ku genggan direlung hati dan langitpun terdiam aku sulam kehampaan selamatkan angan dari keterpurukan.
Semilir angin menyeret luka lama,satu kenyataan pahit dimasa lalu,hanya senyummu yang mampu mengubur,tak satupun rintihan doa terlupakan untukmu,haruskah ku menangis mengharapkan sejuta kasihmu.
Ingin ku gantikan pelangi di angkasa dan menggoreskan warna hidup dalam damai hatimu serta ingin ku launkan rangkaian maghligai persinggahan di istana cinta mimpimu,namun sembilu masih melekat di wajah manismu,entah apa yg tersirat dlm kalbu sucimu.
Dalam batas waktu takkan kubiarkan rasa ini pudar ditelan kehampaan dan teriring hari dlm ribuan memori takkan pergi penantian sejati,akan terukir abadi demi sebuah kebahagiaan dihati.
Bali,20 Maret 2008, In Memorian
Pesona keagungan pagi,tersandar diriku menikmati udara sejuk yangg kian berhembus,ku langkahkan kaki dan ku pijakkan unt pertama kalinya di pulau impian yg bernilai berjuta makna bagi insan yg mengaguminya.Sesejuk embun pagi,hatiku kini merasa berseri saat ku ayunkan langkah ini tertuju pada sebuah pantai yg begitu indah dan mempesona.Kelembutan pasir yg sandar ditepi pantai,serta hempasan ombak yg silih berganti,menambah terkagumnya aku akan pulau sang Dewata.
Disela nafasku yg mulai lelah,ku duduk sembari memandang luasnya lautan yg tiada batas,entah tiba-tiba hatiku teringat pada sebuah nama insan yg menjadi pautan hatiku selama ini.Kini aku hanya mampu melamun menatapi gemercik ombak dan cahaya nan merah dipucuk lautan,terlantun dalam hatiku selalu,wajahmu begitu mengusik dlm jiwa ini.Seandainya hadirmu disisi saat ini,mungkin kini aku tak akan kesepian,tak ku sadari,air mata kini menitis di pipiku.Detik demi detik yg aku lalui,seakan tak satupum nafas yg berarti.
Indahnya mentari menyapa hari ditengah tangisan batin yg mengandap disanubari,sesaat seberkas cahaya terang menyinari hidupku,selembut pasir pantai,ingin ku peluk bayanganmu walaupun hanya sekali,namun semua tiada pasti,ruang tlah memisahkan diri ini,sandaran hati mengapakah engkau tak disini saat kubalut sepi menikmati surga dipulau ini?
Kesempurnaan pulau Dewata yg terlintas dipelupuk mata,tapi mengapa hatiku hampa tanpa hadirmu dlm jiwa,engkau sungguh menyusup mimpi,menyelubung,mencekam batin yg kian menyiksa.Satu kesan abadi yg tak pernah terjadi dlm hidup ini,kemanakah harus ku bawa luka saat rasa cinta masih terbesit didlm dada.
Teriring hari yg semakin bercahaya,ku memaksa diri unt bercengkrama dgn alam dan mencoba tersenyum meskipun bayangan masih melekat ditaman impian.Dihatiku selalu terpaut namamu,entah rasa ini semakin mendalam saat diriku risau akan kehilangan hadirmu disisiku.Sang surya telah menebarkan sinarnya dlm kehidupan,namun sayang cahayanya tiada mampu melenyapkan kegelisahanku akan dirinya.Kehangatan ia pancarkan tiada sangup menggantikan cahaya permatamu,engkau sungguh membuat tubuhku luluh,tiada berdaya seakan tak ada arti.
Disini dijantung pulau ini,ingin kulabuhkan harapan demi ikatan istana kedamaian yg merengkuh dijendela kabut jiwa.Ingin ku sandarkan angan agar keyakinan menghantar diriku kepada kelembutan embun sbg penyejuk lara,satu pengharapan ini akan selalu terpatri sampai diri merajut mimpi walau semua kian tak pasti.
Rasa gelisah dlm setiap langkah tak pernah menyerah,ingin ku sulam kerinduan ditengah batin.Dalam kalbuku tersentak goresan,ingin ku peluk satu angan senyum yg tersudut jauh di pelupuk cahaya mata.
Sang cahaya kini pergi meninggalkan kelamnya hari dan semua tergantikan dengan datangnya senja.Semilir angin menghempas menyapa lembut wajahku,tiada satupun teman atau sandaran yg menghibur hati,gemersik tiupan di senja menambah laraku saat ku bertepi disudut merah yg kian tenggelam.Sunyinya hariku tanpamu merapuhkan mimpiku akan seberkas cahaya terang yg menyinari hidupku.
Air mata menemani senjaku,terangkai kerinduan meluluhkan cadas permata maghligai,dlm lamunan aku menunggu,dlm pelukku kini tertuju.Terbesit falsafah satu pelangi sesaat lenyapkan kerisauan yg menyelubung hidup ini,namun entah luka kembali menghampiri ketika sang bintang berkelip,ku merenung tentang jalan hidup yg ku tempuh,ku hanya pasrah menikmati sakit,bayanganmulah yg membuatku mampu mengaramkan sesalku akan luka yg kian berdarah.
Angin dingin menyusup malamku saat ku tatap cahaya dan teriring doa unt selalu tergenggam semoga luka ini terlepas pergi bersama angin malam dan tetesan embun agar terobati bunga sakura yg pernah pupus.
Kupejamkan mataku bersama pulau persinggahan,malamku,memori ini akan abadi dan tak kan pernah terganti walau semua tlah kembali.Mimpi bawalah sepi saat gelap menghampiri dan tinggalkanlah saat pagi menyejukkan hati,ingin ku sambut hari agar semua menjadi berarti.
Disela nafasku yg mulai lelah,ku duduk sembari memandang luasnya lautan yg tiada batas,entah tiba-tiba hatiku teringat pada sebuah nama insan yg menjadi pautan hatiku selama ini.Kini aku hanya mampu melamun menatapi gemercik ombak dan cahaya nan merah dipucuk lautan,terlantun dalam hatiku selalu,wajahmu begitu mengusik dlm jiwa ini.Seandainya hadirmu disisi saat ini,mungkin kini aku tak akan kesepian,tak ku sadari,air mata kini menitis di pipiku.Detik demi detik yg aku lalui,seakan tak satupum nafas yg berarti.
Indahnya mentari menyapa hari ditengah tangisan batin yg mengandap disanubari,sesaat seberkas cahaya terang menyinari hidupku,selembut pasir pantai,ingin ku peluk bayanganmu walaupun hanya sekali,namun semua tiada pasti,ruang tlah memisahkan diri ini,sandaran hati mengapakah engkau tak disini saat kubalut sepi menikmati surga dipulau ini?
Kesempurnaan pulau Dewata yg terlintas dipelupuk mata,tapi mengapa hatiku hampa tanpa hadirmu dlm jiwa,engkau sungguh menyusup mimpi,menyelubung,mencekam batin yg kian menyiksa.Satu kesan abadi yg tak pernah terjadi dlm hidup ini,kemanakah harus ku bawa luka saat rasa cinta masih terbesit didlm dada.
Teriring hari yg semakin bercahaya,ku memaksa diri unt bercengkrama dgn alam dan mencoba tersenyum meskipun bayangan masih melekat ditaman impian.Dihatiku selalu terpaut namamu,entah rasa ini semakin mendalam saat diriku risau akan kehilangan hadirmu disisiku.Sang surya telah menebarkan sinarnya dlm kehidupan,namun sayang cahayanya tiada mampu melenyapkan kegelisahanku akan dirinya.Kehangatan ia pancarkan tiada sangup menggantikan cahaya permatamu,engkau sungguh membuat tubuhku luluh,tiada berdaya seakan tak ada arti.
Disini dijantung pulau ini,ingin kulabuhkan harapan demi ikatan istana kedamaian yg merengkuh dijendela kabut jiwa.Ingin ku sandarkan angan agar keyakinan menghantar diriku kepada kelembutan embun sbg penyejuk lara,satu pengharapan ini akan selalu terpatri sampai diri merajut mimpi walau semua kian tak pasti.
Rasa gelisah dlm setiap langkah tak pernah menyerah,ingin ku sulam kerinduan ditengah batin.Dalam kalbuku tersentak goresan,ingin ku peluk satu angan senyum yg tersudut jauh di pelupuk cahaya mata.
Sang cahaya kini pergi meninggalkan kelamnya hari dan semua tergantikan dengan datangnya senja.Semilir angin menghempas menyapa lembut wajahku,tiada satupun teman atau sandaran yg menghibur hati,gemersik tiupan di senja menambah laraku saat ku bertepi disudut merah yg kian tenggelam.Sunyinya hariku tanpamu merapuhkan mimpiku akan seberkas cahaya terang yg menyinari hidupku.
Air mata menemani senjaku,terangkai kerinduan meluluhkan cadas permata maghligai,dlm lamunan aku menunggu,dlm pelukku kini tertuju.Terbesit falsafah satu pelangi sesaat lenyapkan kerisauan yg menyelubung hidup ini,namun entah luka kembali menghampiri ketika sang bintang berkelip,ku merenung tentang jalan hidup yg ku tempuh,ku hanya pasrah menikmati sakit,bayanganmulah yg membuatku mampu mengaramkan sesalku akan luka yg kian berdarah.
Angin dingin menyusup malamku saat ku tatap cahaya dan teriring doa unt selalu tergenggam semoga luka ini terlepas pergi bersama angin malam dan tetesan embun agar terobati bunga sakura yg pernah pupus.
Kupejamkan mataku bersama pulau persinggahan,malamku,memori ini akan abadi dan tak kan pernah terganti walau semua tlah kembali.Mimpi bawalah sepi saat gelap menghampiri dan tinggalkanlah saat pagi menyejukkan hati,ingin ku sambut hari agar semua menjadi berarti.
The Best Friend
Ini adl cerita tentang persahabatanku dengan seorang cewek yg ku kenal pada awal pertama masuk sekolah SMA dan kini masih melekat erat di dalam hatiku hingga saat ini
Pada awal mula saya melanjutkan sekolah ke jenjang SMA,tepatnya tahun 2007,saat itulah aku memulai hidup baru dlm sejarah hidupku.SMA pada awalnya ini adalah impianku karena sebelumnya aku pernah tinggal satu tahun setelah lulus SMP,tp alhamdulilah setelah satu tahun kemudian aku bisa melanjutkan kembali sekolahku setelah setahun terhenti.
Pada awal masuk sekolah,aku tidak banyak mengenal dari siswa baru yang ada,hingga pada suatu ketika aku berjumpa dengan seorang cewek yg dalam pandanganku dia adalah seorang yg sempurna yg pernah aku jumpai.
Pertama aku kenal cewek tersebut terjadi disebuah lokasi pasar yg ada dikota sragen,sebut saja nama inisial cewek itu adalah"I".Pd awalnya memang aku malu malu ingin kenalan tapi setelah aku pikir pikir,aku mencoba memberanikan diri untuk mendekati dan berkenalan dengan cewek tersebut dan akhirny kamipun berkenalan,mulai dari situlah awal persahabatanku dgn cewek itu
Hari terus berjalan aku mencoba memulai persahabatanku dengan "I",kami mencoba mendalami persahabatan dengan saling bersama,cerita,bercanda,curhat,pulang bareng dan masih banyak yang lain yang tidak mungkin aku ceritakan semuanya.
"I" makin hari makin tambah mengasikan hingga aku berkata dalam hati bahwa dialah Sahabat Terbaikku.Mungkin dalam hati "I"aku hanya sahabat biasa,aku tidak tahu,yg pasti yang mengetahui hal tersebut adalah "I"sendiri.
"I"adalah seorang cewek yang cantik kelahiran 25 juli 1990 karanganyar,dia adalah sosok yang baik,pendiam,perhatian dan friendly.Kadang aku berpikir,kenapa Tuhan baik banget sama aku,aku gak tahu dari awal kami jumpa aku merasa ada yang lain yg dimiliki "I" yg tidak dimiliki oleh cewek-cewek pada umumnya.Aku merasa dia sangat sempurna dan memiliki daya tarik tersendiri yg tidak pernah aku temukan sebelumnya.
Ketika kita masih kelas sepuluh persahabatan kami sangat akrap,bahkan kalau boleh dibilang kami sangat dekat banget.Tapi tidak untuk kelas sebelas,entah aku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan kami agak sedikit jaga jarak dgn "I"tapi yang jelas hubungan kami dikelas sebelas ini membuat hidupku kesepian,sakit dan tidak ada tempat untuk ku luapkan masalahku pada dia.Kami memang sedikit jauh tapi aku yakin dia sebenarnya juga merasakan hal yang sama dengan aku,kesepian dan merasa kehilangan seorang sahabat.
Pada awalnya aku membiarkan persahatan kami tidak sedekat kelas sepuluh,tapi setelah aku merasa tersiksa dengan perasaan hati yang tidak bisa dibohongi ketika aku tidak sanggup hidup sendirian tanpa dia,ingin selalu dekat dgn"I"dan ketika aku berpikir bahwa aku harus mampu bersikap sedikit dewasa.Akhirnya aku mencoba untuk memperbaiki hubungan kami.Awalnya aku tanya sama"I":knp sih "I"hubungan kita sekarang gak seakrap dulu dan kenapa kita g pernah bersama cerita,curhat,atau bercanda lg?Dan sejak itu aku mencoba sedikit demi sedikit berubah agar kami bisa seperti dulu lagi karena aku sungguh tersiksa dengan keadaan tsb.
Hari haripun berlalu dan akhirnya kamipun bisa sahabatan lagi sampai kelas 12,tapi sayang ketika perpisahan aku tidak sempat mengucapkan perpisahan kami.Aku sangat menyesal sekali karena tidak sempat mengucapkan kata kata terakhir pada dia.Sebelumnya aku pernah minta fotonya untuk aku jadikan kenang-kenangan nantinya,sebenarnya dia membolehkan aku untuk mengambil gambarnya tapi sekali lagi sayang aku gagal karena pada waktu itu aku terlena dengan kelulusanku hingga aku lupa meminta fotonya.Setelah aku mengambil ijazah dan ketika aku sampai jalan yg sering kita lalui untuk menunggu bis,tiba tiba aku teringat dgn dia dan akupun merasa sangat menyesal sekali karena tidak sempat mengucapkan kata terakhir dan meminta fotonya.
"I"melalui ini aku ingin minta maaf jika aku pernah salah sama kamu,jika aku pernah nyakiti perasaan kamu dan maafin aku jika misalnya selama ini aku cuma jadi beban kamu juga maafin aku jika aku tidak bisa menjadi sahabat yg baik buat kamu.
"I"aku selalu berharap kita akan selalu bersahabat walaupun aku tahu dunia perjalanan kita berbeda,tapi setidaknya kamu ingat bahwa kamu pernah mempunyai sahabat yg pernah mengisi hidupmu diwaktu bangku SMA.
Thanks kpd temen temen yg sudah membaca cerita di atas.Apabila temen temen mempunyai cerita yang sama atau ingin memberikan pencerahan atau sekedar memberi komentar.Saya mohon temen temen memberikan yang terbaik buat saya.Thanks...
Pada awal mula saya melanjutkan sekolah ke jenjang SMA,tepatnya tahun 2007,saat itulah aku memulai hidup baru dlm sejarah hidupku.SMA pada awalnya ini adalah impianku karena sebelumnya aku pernah tinggal satu tahun setelah lulus SMP,tp alhamdulilah setelah satu tahun kemudian aku bisa melanjutkan kembali sekolahku setelah setahun terhenti.
Pada awal masuk sekolah,aku tidak banyak mengenal dari siswa baru yang ada,hingga pada suatu ketika aku berjumpa dengan seorang cewek yg dalam pandanganku dia adalah seorang yg sempurna yg pernah aku jumpai.
Pertama aku kenal cewek tersebut terjadi disebuah lokasi pasar yg ada dikota sragen,sebut saja nama inisial cewek itu adalah"I".Pd awalnya memang aku malu malu ingin kenalan tapi setelah aku pikir pikir,aku mencoba memberanikan diri untuk mendekati dan berkenalan dengan cewek tersebut dan akhirny kamipun berkenalan,mulai dari situlah awal persahabatanku dgn cewek itu
Hari terus berjalan aku mencoba memulai persahabatanku dengan "I",kami mencoba mendalami persahabatan dengan saling bersama,cerita,bercanda,curhat,pulang bareng dan masih banyak yang lain yang tidak mungkin aku ceritakan semuanya.
"I" makin hari makin tambah mengasikan hingga aku berkata dalam hati bahwa dialah Sahabat Terbaikku.Mungkin dalam hati "I"aku hanya sahabat biasa,aku tidak tahu,yg pasti yang mengetahui hal tersebut adalah "I"sendiri.
"I"adalah seorang cewek yang cantik kelahiran 25 juli 1990 karanganyar,dia adalah sosok yang baik,pendiam,perhatian dan friendly.Kadang aku berpikir,kenapa Tuhan baik banget sama aku,aku gak tahu dari awal kami jumpa aku merasa ada yang lain yg dimiliki "I" yg tidak dimiliki oleh cewek-cewek pada umumnya.Aku merasa dia sangat sempurna dan memiliki daya tarik tersendiri yg tidak pernah aku temukan sebelumnya.
Ketika kita masih kelas sepuluh persahabatan kami sangat akrap,bahkan kalau boleh dibilang kami sangat dekat banget.Tapi tidak untuk kelas sebelas,entah aku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan kami agak sedikit jaga jarak dgn "I"tapi yang jelas hubungan kami dikelas sebelas ini membuat hidupku kesepian,sakit dan tidak ada tempat untuk ku luapkan masalahku pada dia.Kami memang sedikit jauh tapi aku yakin dia sebenarnya juga merasakan hal yang sama dengan aku,kesepian dan merasa kehilangan seorang sahabat.
Pada awalnya aku membiarkan persahatan kami tidak sedekat kelas sepuluh,tapi setelah aku merasa tersiksa dengan perasaan hati yang tidak bisa dibohongi ketika aku tidak sanggup hidup sendirian tanpa dia,ingin selalu dekat dgn"I"dan ketika aku berpikir bahwa aku harus mampu bersikap sedikit dewasa.Akhirnya aku mencoba untuk memperbaiki hubungan kami.Awalnya aku tanya sama"I":knp sih "I"hubungan kita sekarang gak seakrap dulu dan kenapa kita g pernah bersama cerita,curhat,atau bercanda lg?Dan sejak itu aku mencoba sedikit demi sedikit berubah agar kami bisa seperti dulu lagi karena aku sungguh tersiksa dengan keadaan tsb.
Hari haripun berlalu dan akhirnya kamipun bisa sahabatan lagi sampai kelas 12,tapi sayang ketika perpisahan aku tidak sempat mengucapkan perpisahan kami.Aku sangat menyesal sekali karena tidak sempat mengucapkan kata kata terakhir pada dia.Sebelumnya aku pernah minta fotonya untuk aku jadikan kenang-kenangan nantinya,sebenarnya dia membolehkan aku untuk mengambil gambarnya tapi sekali lagi sayang aku gagal karena pada waktu itu aku terlena dengan kelulusanku hingga aku lupa meminta fotonya.Setelah aku mengambil ijazah dan ketika aku sampai jalan yg sering kita lalui untuk menunggu bis,tiba tiba aku teringat dgn dia dan akupun merasa sangat menyesal sekali karena tidak sempat mengucapkan kata terakhir dan meminta fotonya.
"I"melalui ini aku ingin minta maaf jika aku pernah salah sama kamu,jika aku pernah nyakiti perasaan kamu dan maafin aku jika misalnya selama ini aku cuma jadi beban kamu juga maafin aku jika aku tidak bisa menjadi sahabat yg baik buat kamu.
"I"aku selalu berharap kita akan selalu bersahabat walaupun aku tahu dunia perjalanan kita berbeda,tapi setidaknya kamu ingat bahwa kamu pernah mempunyai sahabat yg pernah mengisi hidupmu diwaktu bangku SMA.
Thanks kpd temen temen yg sudah membaca cerita di atas.Apabila temen temen mempunyai cerita yang sama atau ingin memberikan pencerahan atau sekedar memberi komentar.Saya mohon temen temen memberikan yang terbaik buat saya.Thanks...
Mutiara Cinta
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah mampu memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya
Hal yang paling menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu,hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Jika kita mencintai seseorang,kita akan senantiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba,jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup,jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Jangan simpan kata kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta pada pusarannya,sebaliknya ucapkanlah kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Dalam sebuah percintaan janganlah kamu sesali perpisahan,tetapi sesalilah pertemuan karena tanpa pertemuan tidak akan ada perpisahan.
Hal yang paling menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu,hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Jika kita mencintai seseorang,kita akan senantiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba,jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup,jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Jangan simpan kata kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta pada pusarannya,sebaliknya ucapkanlah kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Dalam sebuah percintaan janganlah kamu sesali perpisahan,tetapi sesalilah pertemuan karena tanpa pertemuan tidak akan ada perpisahan.
Langganan:
Postingan (Atom)
